Selamat Datang di WWW.FILMALTERNATIF.ORG
Website ini ditujukan bagi komunitas / lembaga non komersil yang baik secara langsung memiliki fokus pada film dan video baik dalam produksi, pemutaran, ataupun kajian di Indonesia. website filmalternatif memiliki pilar utama; menyediakan informasi serta pengetahuan yang berkenaan langsung dengan aktivitas komunitas film di Indonesia dengan menyediakan informasi dalam bentuk Berita , Artikel , Agenda Acara , serta Link yang dapat memberikan akses informasi secara terbuka.
Silahkan kirimkan tulisan dalam bentuk Artikel, Berita, maupun Informasi Acara ke redaksi@filmalternatif.org
Welcome to WWW.FILMALTERNATIF.ORG
This website has one main objective; to provide information and knowledge that have direct relevance to the activities of Indonesia film communities.

Kawanusa
sebagai lembaga yang bergerak dalam media populer menyelenggarakan kembali
Festival Video Komunitas ke dua 2008. Festival Video Komunitas adalah tempat
bertemunya orang-orang yang selama ini bergelut di komunitas mendorong
terjadinya proses pemberdayaan melalui media video. Melalui festival ini
pembuat video komunitas akan berbagi pengetahuan dan pengalaman yang selama ini
tidak pernah terdengar, terlihat dan mungkin disadari oleh orang lain bahwa itu
terjadi. Festiv...
Berawal dari bagaimana
merepresentasikan teks-teks karya cerpen Indonesia menjadi bahasa
audiovisual, film. Rangka kerja yang berlangsung sejak Januari-April 2008 ini
mencoba menuturkan kembali persoalan-persoalan sosial dan budaya yang tercermin
dalam teks-teks dalam cerpen yang dibuat pada masanya itu melalui pemaknaan
atas situasi sosial dan budaya masyarakat di Indonesia sekarang ini. Dalam
rangka kerja ini, karya cerpen tidak bertindak sebagai objek adaptasi tetapi
sebagai sumb...
Selama ini belum ada sebuah peraturan kode etik dalam melakukan pemutaran film non bioskop di Indonesia. Pelanggaran kode etik seringkali terjadi karena kebanyakan komunitas film/pihak pemutar tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai hal tersebut. Setidaknya hal tersebut kerap terjadi di Banyumas.
Saya mengikuti "kuliah" Sandeep Ray, pegiat film asal India yang
memilih jalur film dokumenter ketimbang Bolywood. "Kuliah" berbahasa Inggris
yang digelar di Benteng Vendeburg, Yogyakarta
akhir pekan lalu itu memberi wawasan mengapa dokumenter menjadi menarik untuk
ditekuni. Sandeep membuat dokumenter, termasuk untuk kepentingan pendidikan dan
berbagai perusahaan (www.sandeepray.com).
Dia bisa bekerja bersama dalam sebuah tim produksi film. Namun sering dia
menjadi sutrada...
OneEleven Integrated Communications yang lebih dikenal dengan nama PT.Visi Anak Bangsa bekerjasama dengan Project CIVED (proyek kerjasama Departemen Dalam Negeri dan United Nations Development Programme) menggelar program Kompetisi Film Pendek Anak Muda (KFPAM) 2008.Demokrasi, dipandang sebagai sesuatu hal yang berbau politis, dan tidak ada sangkut pautnya dengan keseharian remaja. Proyek CIVED pada tahun 2007 lalu telah menyelenggarakan Kompetisi Film Pendek Anak Mud...
Kawanusa sebagai lembaga yang bergerak dalam m...
Berawal dari bagaimana merepresentasikan teks-teks ka...
Selama ini belum ada sebuah peraturan kode etik dalam ...
Saya mengikuti "kuliah" Sandeep Ray, pegiat fil...
Screening Fee atau ongkos pemutaran film belum menjadi...
Dari sekian banyak persoalan di perfilman Indonesia, di...
Beberapa jam menjelang Semifinal Leg I Liga Champions ...
Negara, entitas yang selalu menjadi perdebatan sepanjan...